Selasa, 17 September 2019
Riwayat Hidup
بسم الله الرحمن الرحيم
Perkenalkan nama saya humaydi dan saya berasal dari kota yg terpencil bisa juga d sebut perkampungan, saya berasal dari keluarga yg biasa2 saja dan sederhana, dan keluarga saya terdiri dari 9 anggota keluarga...
Tempat tgl lahir saya : sui asam 13 oktober 1999.
Sejak tahun 2014-2019 saya sudah jauh dari oramg tua dan keluarga karna saya menempuh pendidikan d sebuah pesantren yg bernama AL-HUSNA yang bertempat d siantan jl.28 oktober,d pondok pesantren banyak sekali pelajaran dan pengalaman yg bisa saya ambil terutama gmna menjadi seseorang yg mandiri dan tidak bergantungan kepada orang tua tidak selesai sampai d situ,pelajaran yang dapat saya ambil pada masa di pesantren yaitu saya bisa berfikir lebih baik dari sebelumnya yang mana saya bisa mengetahui apa yang tidak aku ketahui terutama masalah agama yg mana meskipun tidak banyak setidaknya ada beberapa ilmu yg dapat saya gunakan di kehidupan dan d lingkungan masyarakat.
Yang tidak bisa saya lupakan pada masa nyantri yaitu sebuah kebersamaan yang mana pada masa itu sangat lucu dan menyedihkan yang mana sebelumnya belum pernah makan satu piring 4 orang dan pada waktu itu saya harus makan meskipun tidak seperti d rumah,dan pengalaman yang tidak bisa d lupain juga dimana saya tidur tidak beralas dan tidak berbantal d karnakan d ambil teman karna pada masa d pondok saya jadi pengawas santri jadi saya masuk kamar selalu belakangan makanya bantal dan selimut saya selalu d ambil teman-teman yang lain sehingga saya beralasan dengan sebuah kain dan berbantal tas yg di isi dengan pakain iya begitulah yg namanya santri susah senang sudah pasti d alami.
Tidak selesai sampai d situ perjalanan hidup saya, setelah selesai dari pondok dan hijrah dari pondok saya langsung mencari kerja untuk mengumpulkan uang demi melanjutkan pendidikan saya k jenjang yg lebih tinggi karna kalau saya tidak kerja saya tidak bisa kuliah d karnakan keluarga yg kekurangan banyak hal-hal yg menyedihkan dan menyenangkan dmana demi mengejar cita-cita saya harus rela tidak pulang d waktu hari raya demi mendapatkan hasil lebih dari kerja saya,semua resiko harus saya tanggung yang mana pas d hari itu semua keluarga saya marah dan selalu menghubungi ku yang mereka tanyakan tidak lain dan tidak bukan yaitu kenapa kamu tidak pulang? Pertanyaan itu,itu, dan selalu itu yang d tanyakan kapadaku d karnakan saya tidak kumpul d hari yg istimewa itu, iya apa boleh buat saya hanya bisa diam dan minta maaf kepada keluargaku atas apa yang telah aku perbuat, hanya cara itu yg bisa saya lakukan demi menggapai cita-cita saya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cerpen_Gabungan
Nama : Humaidi Nim : 11912084 TIGA SEKAWAN Disore hari sepulang sekolah Taufiq,Ahmad, dan Z...

Jalani hidup ini dengan penuh syukur. Ingat di atas langit msih ada langit dan di bawah tanah msih ada tanah. Semangat menjalani hidup, yg terpenting jangan mengejer dunia dalam hal ini, tp kejarla akhirat maka duniamu akan mengejarmu dengan sendirinya
BalasHapus